13 Juli 2015

Ama Kopong – Si Peternak Isu

Sebenarnya ada banyak pekerjaan yang bisa di pilih ama Kopong, dia mewarisi keahlian ayahnya beternak kambing sampai panjang tanduknya melebihi 40 cm ,,, ini spektakuler,,,kemampuan ini mahsyur diantara orang-orang di kampung tempat ama Kopong tinggal. Bukan seperti di pulau tetangga yang kambingnya gampang selfie, galau, pingsan dan mati.

Atau, dia bisa memilih ke kebun menanam jagung pun mengiris tuak ,,, keduanya pekerjaan yang tidak pernah sia-sia dan dianggap ama Mangu, kakek si ama Kopong, sebagai pekerjaan yang setara dengan putra Altar.
Tetapi, ama Kopong tidak mau jadi generasi oplosan-katanya-, dia ingin jadi generasi yang menciptakan perubahan dan pembangunan untuk kampungnya -  pembangunan yang dia maksudkan adalah gedung-gedung tinggi seperti yang sering ia lihat dengan tatapan nanar dan kagum setiap kali dia dapat kesempatan mengunjungi ibu tiri kota -.

Maka sudah dia tekadkan,,,dia akan berternak isu saja, hari-hari dia akan membibitkan dan menjual isu. Beberapa orang di kampungnya tidak percaya, namanya saja isu – hampir-hampir mirip dengan asu lah-. Profesi ama Kopong ini, dalam konteks perpolitikan desa bisa di sebut sebagai tengkulak, bahasa kerennya broker, kalau bahasa alay nya broken heart! :D

Kali ini ama Kopong ingin mendapatkan modal untuk beternak isu. Maka ia harus pergi ke ibu kota untuk mengadu nasib, bukan mengadu ayam,,,jaman sekarang adu ayam kurang catchy.

Ama Kopong kemudian mengabari Ama Keku, saudara sepupunya yang selalu saja percaya pada ama Kopong dan mimpi besar hidup dari isu nya. Ama Kopong pun kemudian meminjam uang sebesar 10 Juta untuk modal bermigrasi. Gampang saja, ama Keku menjual dua kambingnya dengan harapan sepupunya akan memenuhi janji mengirimkan uang ganti rugi 10 kali lipat. Hail yeah,,,,ama Keku sudah siap-siap bangun sekte sendiri dengan modal seratus juta itu!


Kabar burung mengatakan ama Kopong sukses,,,maklumlah,,,tv rusak karena listrik mati segan hidup apalagi, jaringan hp lupa di beli sekalian saat beli hpnya, koran pun tak ada, jadi ama Keku memang harus percaya pada burung yang membawa kabar itu. 

Yakin pada kesuksesan ama Kopong, ama Keku pergi meminta tanah pada kakek Mangu,,, untuk membangun rumah ibadat bagi sekte barunya. Tentu saja, kakek Mangu mengamuk dan melempar panci berisi bekicot rebus bakal makanan babinya. Dalam hatinya kakek Mangu herman luar biasa betapa bodohnya anak muda jaman sekarang. Ama Keku yang romantis magis dan naïf pada saat yang bersamaan tidak hilang akal,,,dengan muka penuh lendir bekicot dia maksa eksis merayu kakek Mangu dengan kue rambut dan tuak sadapan nya yang paling nikmat.

Kakek Mangu, seperti petani lainnya yang cerdas dan tenang kali ini sudah tidak tahan lagi dengan amarahnya.Dia mengambil parang dan mengejar ama Keku. Ama Keku lari sambil berteriak,,, teriakan yang sebenarnya sudah dia rancang untuk jadi khotbah pertamanya ketika sektenya sudah di dirikan.

---

Sampailah tenggat waktu membayar utang, lima tahun,,,,begitu janji awal sepupunya. Surat tagihan miris pertama ama Keku kirim ke ama Kopong bulan februari,,,dibalas surat romantis happy valentine dari ama Kopong,,,,ama Keku memerah marun bahagia mendapati balasan romantis sepupunya. Tak sabar, dia mengirim surat tagihan kedua bulan April berikut daftar belanjaan barang bangunan di pulau seberang, dibalas ucapan selamat paskah berikut cerita sukses ama Kopong hidup di Ibu Kota, ama Keku membaca sampai terharu dan lupa pada piutangnya. Surat tagihan ke empat dibalas Ama Kopong dengan cerita pak Pos yang kena musibah bisul di depan hidung, ama Keku makin terharu membacanya. Surat balasan untuk tagihan yang kelima di dapati kakek Mangu, dia membuka nya sambil memaki kebodohan ama Keku. Ia kemudian memaksa ama keku mencari jaringan di kampung sebelah dan bicara langsung lewat telepon dengan ama Kopong.

Saat ditelpon,,,ama Kopong mengatakan dia sedang bertemu dengan orang penting yang bisa menurunkan uang banyak untuk membeli banyak tanah dan kapal pesiar yang bisa keliling Nusantara meresapi perjalanan patih Gajah Mada dan membeli cerutu Brazil untuk kakek Mangu. Kakek Mangu yang seminggu ini sudah tidak bisa isap kebako lagi karena tanah yang dulu dia Tanami kebako sudah ditanami mente sebelum ama Kopong merantau pun naik pitam, ia mengambil hp dan merebus hp itu untuk makanan babi.

Ama Keku,,,,masih saja berharap pada uang yang lebih banyak, tanah yang luas untuk bangun rumah ibadat sekte barunya, kapal pesiar dan cerutu brazil jatah kakek Mangu yang ia anggap hangus di makan babi :)


Oestgeest, 13 Juli 2015

20 Juni 2015

Luka

Terlalu banyak luka disana

Lebih baik disini tenang tenang

Menyiapkan kunyit untuk obati luka
Jangan sampai infeksi

Memang perlu waktu
Tapi waktu saja tak cukup menyembuhkan

Perlu sedikit sihir!
 


17 Juni 2015

Molen di Leiden

Susahnya mencari Molen di Leiden,,,,
Sebenarnya ada dua molen yang cukup terkenal dan besar yang juga berfungsi sebagai museum,,,,tapi kedua kipas angin tersebut kondisinya tidak terlalu mengagumkan,,,kipas nya molen de put sudah retak.

Sementara Molen De Valk,,,sedang dalam renovasi dan hanya bisa dipandang dari jauh :/

Alhasil, molen kecil Oudenhofmolen di Oestgeest ini pun jadi korban :D



09 Juni 2015

Eksis Harmonis di Episode Yang Buruk!

Ini adalah salah satu episode yang buruk itu,,, lebih buruk dari pada nilai matematika ku dan lebih buruk dari suara ku saat bernyanyi,,,percayalah!

Selain "pembunuhan" karena setiap kali bermasalah dengan nya aku selalu diare, susah tidur dan ingin tenggelam di dasar gunung berapi lalu hilang dalam kelam yang lebih kelam dari kulitku, kata lain cinta mungkin "pembodohan"; membuat otak mendadak menuntut libur panjang dari berpikir jernih.

Bisa-bisa nya aku terjebak di arena nya tanpa agency, euh Alberto sayang,,,,, kau pasti akan loncat-loncat kalau tau apa yang sudah terjadi pada murid mu ini. Dan akan bilang,,, the most important thing is the agency!!!
Kalau jiwa murni Plato melihat ku, dia mungkin akan khusus bangkit dari kubur sekedar untuk kembali mengulang ceramahnya soal cinta,,,cinta yang menurut dia membuat orang dengan suka rela dan segenap jiwa berubah ke arah yang lebih baik.
Dan aku dapat berkata, well boss, tidak semua cinta merubah orang ke arah yang lebih baik, ada juga cinta yang yang merubah orang menjadi teroris atau teror dadar dan berakhir perang dunia yang sudah tidak bisa dihitung dengan sepuluh jari. Kau harus jadi makhluk luar angkasa dengan 20 lebih jari untuk menghitung jumlah peperangannya boss.

Dan diantara hati, jantung dan rambut yang sama berantakan dan sama merumitkan intelektualitasku ini, salah satu jalan untuk tetap memberi makan kebahagiaan adalah dengan Eksis Harmonis,,,tentu saja!

Negeri di bawah laut ini jadinya mesti melihat ku mondar mandir setiap akhir pekan di setiap sudut kotanya :)

I amsterdam, 
Akhirnya bisa juga berfoto di tulisan I amsterdam ini, setelah menunggu lama untuk mengantri mengambil foto di depan tulisan yang sebenarnya biasa saja ini,,,euh!
Batavia Stad
Yup, ini tempat shopping yang harga barang-barangnya mahal, anehnya, di dekat factory outlet yang berjejer itu bersandar sebuah kapal perang yang meriamnya masih aktif, tentu saja sebagai orang Indonesia rasanya seperti ada yang ngajak ribut saja.
Dan di negeri ini, orang Indonesia boleh lewat, tidur tiduran dan loncat-loncat di jalan atau di tengah jalan sekenanya,,,,
karena kalau ada yang tanya; woiiiii emang nenek moyang lo yang bikin ni jalan?
Kita bisa menjawab dengan tenang:yoiiii mamen!!!
Benteng De Burcht 
Kabarnya benteng ini di bangun tahun 1150 untuk melindungi warga leiden dari bahaya kebanjiran. 

Den Haag
Foto ini maknanya cuma satu: stress nyari tempat bermakna disekitaran Den Haag!

Keukenhof 
Nah, ini dia taman bunga yang katanya terbesar di Eropa,,, dibuka dari bulan Maret sampai Mei,  ini adalah kunjungan kedua ku. Setelah kunjungan pertama yang berkabut cuaca dan hati ku. Kalau ada yang berniat kesini, sebaiknya jangan weekend, ramenya,,,taman bunga berubah jadi taman manusia segala bangsa!
Molen De Put, Depannya kebun bunga Hortus Botanicus, Sebelah KITLV lama, Depan Rumah Rembrandt, depan rumah Cristiaan Snouck Hurgronje
Inilah tempat-tempat yang bisa di kunjungi di leiden!

Di Leiden Sajah

Lisse
Akhirnya cita-cita mengunjungi kebun bunga Lisse kesampaian juga :D

09 Mei 2015

Memindai Hati di Cindai

Dihadapan Kemiskinan
Kebenaran ada di Keadilan
Dihadapan Penindasan
Kebenaran ada di Kemerdekaan
Dihadapan Pengetahuan
Kebenaran ada di Kebijaksanaan

Nangapanda-Ende, Flores
De Ndona-rivier op Flores
De Ndona-rivier op Flores


05 Januari 2015

Satria Langit

Satria Langit

Kau, satria langit
Menatap bumi dari perahu awan dengan kacamata berlensa ganda

Terlahir dari rahim bumi
Membanting buku dan menunjuk lurus pada dunia demi sebuah kebenaran
Membeku di atas kemarahan tetua dan mencair di atas dinamika skhola
Berpura pura belajar atau melupakan tanggung jawab

Setiap langkah mu di bumi membentuk anak tangga menuju langit


Ada pengetahuan yang terkumpul disepanjang perjalanan
Ada keangkuhan yang juga mengepul di sebuah kesimpulan
Yang padanya tuduhan terlalu idealis kemudian tertumpah ruah



Pertarungan Satria Langit

Kemerdekaan hanyalah ilusi
Buah pertarungan para satria langit

Mereka yang tak memiliki sayap imajinasi; melenggangkan tarian kebebasan atas petunjuk gaib dari para satria langit: Iklan, Agitprop dan Dongeng

Dalam setiap pertarungan, selalu ada kebenaran yang di kecam atau ketidakadilan yang di agungkan
Dalam setiap pertarungan, selalu ada satria yang dihancurkan pena dan pedangnya

Dalam diri seorang satria langit, ada ideal merdeka yang tak dapat di hancurkan ruang dan waktu!

11 Desember 2014

Hujan ini cuma sebentar

Kau, seperti biasa, akan baik-baik saja

Hujan ini cuma sebentar
Sehabis hujan ini pelangi di ujung kampung sudah menunggumu

Tidak perduli kapan kau akan mencapai ujung kampung itu
Kau akan selalu baik baik saja

Hujan ini cuma sebentar
Dan tidak berarti untuk hati teguh mu
Di genggaman batin mu ada ide yang mesti kau wujudkan
Begitu hati mu di didik

Hujan ini cuma sebentar
Dan setelah dia berlalu harimu akan kembali seperti biasa

Karena hujan ini cuma sebentar